Berita Birokrasi Berita Terbaru EKONOMI PEMERINTAHAN PERISTIWA POLITIK SOSIAL

Kontraktor Minta Presiden dan Gubernur Jawa Timur, Agar Bupati Jember Serius Tangani Pembayaran Proyek Wastafel

Aksi Unjuk Rasa Kontraktor

Jember – Kontraktor pekerjaan wastafel yang belum terbayar menggelar aksi unjuk rasa didepan pendopo Wahya Wibawa Graha, Selasa, 22 Februari 2022. Mereka meminta bupati Jember Ir. Hendy Siswanto, agar segera menuhi janjinya untuk membayar pekerjaan proyek yang sudah selesai tahun lalu.

Mereka didukung oleh ratusan masa, berorasi minta bupati Hendy segera membayar hak mereka. Masa dengan jumlah hampir 1000 orang tersebut membawa kendaraan dan spanduk yang bertuliskan kalimat cukup menerahkan telinga. Diantara spanduk itu bertuliskan “Bongkar Kasus Jual Beli Jabatan”.

Jay Rahmady, Kontraktor yang minta Presiden Jokowi dan Gubernur Khofifah agar Bupati Jember H. Hendy Siswanto, untuk serius selesaikan proyek westafel yang belum dibayar

Jay Rahmadi, salah satu kontraktor yang dirugikan oleh kebijakan pemerintah kabupaten mengatakan, kalau aksinya ini aksi damai tidak ada kepentingan lain kecuali menagih haknya. Dia juga mengeluhkan beratnya membayar bunga bank, dirinya tidak ingin asetnya diambil bank dan membuat anak istrinya terlantar.

Selain minta agar bupati segera memenuhi kewajibannya, dia juga minta agar Presiden Jokowi dan Ibu Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa agar meminta Bupati Jember serius menyelesaikan persoalan belum terbayarnya proyek pengerjaan wastafel. Menurutnya ada sekitar 400 perusahaan yang pekerjaannya belum terbayar, nilainya sekitar 87 milyar, dan ini sangat memberatkan bagi rekanan.

“Saya minta kepada Presiden Jokowi, Ibu Khofifah untuk meminta Bupati Jember serius menyelesaikan, jika tidak, kita akan dirikan tenda untuk tinggal disini, sampai ada kejelasan dari bupati.” ujarnya.

Ditempat yang sama, Iswahyudi, Koordinator aksi dalam orasinya menyindir Bupati Jember saat mau mencalonkan meminta dukungan relawan yang kemudian menghantarkannya jadi Bupati Jember, namun kini menyakiti hati pendukungnya. (Arya)

Bagikan Ke: