Berita Terbaru PEMERINTAHAN PERISTIWA

Kekecewaan Warga Sumber Lesung, Ditempatnya Lebaran Jalan Belum Mulus

Mukaromah, “Jalan sudah lumayan, walau hanya ditambal sulam, namun karena tidak rata, jadi kurang nyaman”

Jember – Janji Pemerintah kabupaten Jember membangun jalan sepanjang lebih 800 kilometer, hampir tuntas sudah. Sedikitnya 60% jalan lubang kini terlihat mulus. Kebahagian warga di wilayah yang jalannya sudah diperbaiki membuat Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto ikut senang. Namun tiada gading yang tak retak, tiada hal yang sempurna didunia, seperti yang dialami warga Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, dan warga desa Lembengan yang kebetulan jalan lubangnya belum diperbaiki. Mereka mengaku kecewa, terlebih jalan yang tetap rusak itu hanya beberapa jengkal dari proyek multiyears yang sudah dikerjakan.

Holili (35 tahun), warga desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, awalnya mengaku senang, saat mendengar penjelasan bupati Jember H. Hendy Suswanto, pada acara J-Hur di Kecamatan Sumberjambe, terkait rencana perbaikan jalan di desanya. Bahkan janji, sebelum lebaran sudah selesai. Kabar itu membuat warga desanya sangat senang.

Namun, harapan tinggal harapan, jalan sebagian sudah mulus, namun entah kenapa, jalan di desanya yang jadi penghubung antara desa Lembengan – Desa Ledokombo dan Sumber lesung masih saja belum tergarap.

“Awalnya saya senang saat mendengar sambutan Bupati pada acara J-Hur di Kecamatan Sumberjambe, kalau jalan lubang segera digarap, sehingga lebaran sudah bisa mulus, namun ternyata belum bisa hingga lebaran selesai, semoga bisa segera digarap” urainya.

Ditempat berbeda, Mukaromah (26 tahun), warga Tegalan, Desa Slateng, ini mengaku kalau jalan antara Desa Lembengan hingga ke Desa Slateng sudah lumayan bagus, walau belum di hotmik, namun sudah jauh lebih nyaman dari bulan lalu. Namun, lanjut tenaga Nakes di Kalisat itu, memang masih ada yang belum tersentuh dan berlobang cukup dalam, panjangnya kalau di kumpulkan lebih 3 kilo meter. Semoga segera di bangun dan aspalnya hotmik biar tidak bergelombang, membuat sakit pinggang.

“Memang jalan antara Desa Lembengan, hingga Desa Slateng sudah ditambal sulam, pekerjaannya belum halus, namun sudah lebih baik dari yang beberapa bulan lalu, tapi ada juga yang masih berlobang, sekitar 3 kilometer, dan itu yang membuat warga kecewa” ujarnya. (Arya)

Bagikan Ke: