OLAHRAGA

FKTI Jember Bakal Evaluasi Calon Atlet Forprov III

Rapat Evaluasi yang di laksanakan Minggu lalu.
Foto by: faktajember.

Jember – Federasi Karate Tradisional Indonesia Jember segera lakukan evaluasi calon atlet yang dipersiapkan pada kejuaraan Forprov III di bulan Oktober atau November mendatang.

Ini disampaikan Gangsar Widodo ketua Federasi Karate Tradisional Indonesia Jember pada wartawan, Jumat, 10/4/26 di Halaman Pendopo Wahya Wibawa Graha.

Menurutnya, setelah menggelar rapat evaluasi pada Minggu lalu bersama seluruh pengurus dan perwakilan MSH plus Manager TC, dirinya mendapat beberapa masukan yang luar biasa.

Terkait persiapan atlet, manager TC Senpei Rifan memberikan beberapa masukan agar seluruh calon atlet di lakukan evaluasi, hal ini di karenakan, banyak pertimbangan yang perlu dibahas dan di putuskan agar FKTI Jember mampu memenuhi target yang di bebankan oleh Kormi Jember yakni 2 medali emas.

Selain itu, dari pengamatan para senpei banyak kohai dalam beberapa bulan terakhir memiliki perkembangan cukup signifikan secara teknis, fisik dan kemampuan menguasai materi yang bakal di pertandingan.

“Ya memang Forprov III baru di gelar bulan Oktober atau November mendatang, namun kita punya target dan sudah di program sejak beberapa bulan lalu, dari masukan yang saya terima perlu di lakukan evaluasi terhadap seluruh calon atlet, termasuk munculnya potensi kohai di masing-masing Dojo yang semakin menggembirakan, untuk itu perlu di bahas dan di pertimbangkan agar nantinya calon atlet ini benar-benar bisa membawa harum FKTI dan kabupaten Jember tentunya” ujar Gangsar.

Gangsar Widodo, Ketua Federasi Karate Tradisional Indonesia Jember. ” Calon atlet bakal di evaluasi sesuai masukan manager Tim dan penanggung jawab Dojo”. foto by: faktajember.

Selain itu, pria bercambang lebat ini perlu mengajak seluruh elemen FKTI mulai dari atlet, penanggung jawab Dojo, pengurus Cabang hingga orang tua kohai.

Khusus untuk orang tua Kohai lanjutnya, dirinya berharap peran aktifnya mendorong putra putri mereka berlatih lebih serius dan konsisten, jangan ada lagi latihan asal-asalan, dan tim pemantau harus mulai membiasakan disiplin dan tegas dalan berlatih, tanpa keseriusan, disipilin dan berlatih serius di bawah bimbingan para senpei, dirinya yakin tidak akan ada hasil maksimal.

Baca Juga :  Bupati Cek Perbaikan Peningkatan Jalan Pemukiman dan Pantai Bandealit

Baca Juga ; Sebanyak 2060 Warga Gebang Terima Bantuan Sosial

“Ini sudah melalui pertimbangan dan musyawarah para senpei, butuh keterlibatan semua pihak, atlet, pelatih dan paling penting peran aktif orang tua dalam mendorong prestasi putra putrinya, karena dengan prestasi yang di peroleh bakal menjadi pintu menuju sukses baik prestasi maupun pendidikan, karena pemerintah daerah sangat memperhatikan”, tegasnya.

Ditempat terpisah, S. Anggin salah satu pelatih senior FKTI Jember menyambut baik apa yang disampaikan ketua, dirinya sebagai pembina teknis akan bekerja sesuai arahan dan masukan dari manager TC. Untuk itu kedepan dirinya akan segera berkoordinasi dengan manager, penanggung jawab Dojo dan orang tua kohai, agar bisa berjalan seiring meraih sukses.

“Apa yang disampaikan ketua benar adanya, kita akan segera koordinasikan dengan manager, penanggung jawab Dojo dan orang tua, tanpa sinergi yang baik, susah kita raih hasil maksimal” ujarnya. (Ary)

Bagikan Ke: