Berita Terbaru covid-19

171 Narapidana Bebas Berkat Program Asimilasi Pemerintah Pusat

Sebanyak 171 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember telah bebas lebih awal karena mendapatkan program asimilasi dari pemerintah pusat.

“Dari hari pertama sampai saat ini hari ketujuh telah dibebaskan sejumlah 171 narapidana,” terang Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief.

Pada hari ketujuh terdapat lima orang yang bebas dan mendapat bantuan dan fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Seperti mantan narapidana sebelumnya, mereka mendapatkan bingkisan berupa sembako dan uang saku. Selain itu juga difasilitasi dengan kendaraan untuk mengantar ke rumah masing-masing, bahagia bertemu keluarga.

“Bukan hanya mereka yang bahagia, tetapi keluarga di rumah yang sudah menunggu itu juga sangat bahagia. Sebaliknya, ketika warga binaan ini ada di lapas, bukan mereka saja yang sedih, tetapi seluruh keluarga ikut merasa sedih,” ujar wabup.

Karena itu, wabup berharap para mantan narapidana tersebut lebih meningkatkan kehati-hatian dalam berbuat sesuatu.

Tindakan yang pernah terjadi pada masa lalu hingga khilaf, jangan sampai terulang kembali. “Harus percaya diri dan akan menjadi anggota masyarakat yang baik,” pesan wabup.

Pemerintah Kabupaten Jember dan semua pihak pun tetap mendukung dan menghargai para narapidana, tanpa membeda-bedakan.

“Diberi fasilitas diantar ke rumah masing-masing dengan kendaraan pemerintah, diberi uang saku dan sembako,” ujar wabup di Lapas Kelas IIA Jember, Selasa, 07 April 2020.

Bantuan dan fasilitasi tersebut, lanjutnya, diharapkan mampu membuat hati para mantan narapidana tersebut tersentuh untuk benar-benar menjadi anggota masyarakat yang baik.

Selain itu, Wabup juga menjelaskan kepada mantan narapidana, bahwa program asimilasi yang mereka terima karena adanya wabah COVID-19. Karena itu, mereka diharapkan terus melakukan anjuran-anjuran pencegahan penularan virus itu.

“Seperti selalu memakai masker ketika beraktivitas. Jika bertemu orang dengan hendaknya jaga jarak, menghindari kerumunan, melakukan aktivitas kebersihan seperti cuci tangan, juga tetap di rumah jika tidak perlu beraktivitas di luar rumah,” pungkas wabup. (mutia/*f2)

 

Bagikan Ke: