PEMERINTAHAN

Rotasi 17 Pejabat, Bupati : Ujian Besar Menjaga Integritas

 

Bupati Jember dr Hj Faida MMR memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (4/7/2018). Ada 17 pejabat yang menempati posisi baru, namun diantaranya juga menjabat sebagai pelaksana tugas. (mad)

 

“Setiap kesempatan adalah kesempatan emas untuk berbuat lebih baik. Setiap kesempatan adalah kesempatan emas untuk meniti karir yang lebih tinggi. Namun, setiap kesempatan adalah ujian besar untuk menjaga integritas,” Bupati Faida.

Pesan itu disampaikan Bupati Faida saat memberikan pengarahan kepada 17 pejabat yang dirotasi. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendapa Wajyawibawagraha, Rabu (4/8/2018).

Karena itu, lanjut Bupati, kesempatan baik dapat diraih, resiko jabatan harus diantisipasi dengan sebaik-baiknya. Sebab tidak ada jabatan yang tidak berisiko, tidak ada tugas tanpa resiko. “Dengan niat ikhlas, Allah akan membimbing ke jalan yang benar dan diridhoi Allah SWT,” Bupati.

Kepada pimpinan organisasi perangkat daerah, Bupati Faida meminta untuk membantu para pejabat baru beradaptasi dan menjalankan tugas barunya berjalan baik.

Terkait rotasi pejabat ini, Bupati menjelaskan telah mempertimbangkan dengan matang. Roda pemerintahan harus terus berjalan menjadi salah satu pertimbangan itu. Sebab, ada yang baru masuk dan baru pensiun.

“Tidak boleh terlambat menyiapkan kader-kader pengganti. Kemampuan boleh diasah, pengalaman perlu dilakoni dan dijalani, jam terbang tidak bisa dibeli. Maka promosi ini agar diambil sebagai kesempatan untuk menjalankan tugas negara sebaik-baiknya,” tegas Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pejabat di Pemerintah Kabupaten Jember adalah aset terbaik di kabupaten jember dan bangsa Indonesia.  Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati berpesan agar menjaga diri di jabatan barunya agar tidak tergelincir kepada perbuatan yang melanggar sumpah jabatan.

“Tidak ada satupun yang membayar untuk promosi. Tidak ada satu alasan untuk tidak menjalankan tugas dengan lurus. Jangan pernah pungli, jangan pernah korupsi, karena di setiap pungli dan korupsi ada kesejahteraan rakyat yang dikhianati,” ungkap perempuan pertama Bupati Jember ini.

Dalam mutasi 17 pejabat itu, sebagian merangkap jabatan sebagai pelaksana tugas. Ini dilakukan sambil mengambil kesempatan menata seleksi terbuka jabatan eselon 2, serta sambil memberi kesempatan yang muda beradaptasi di jabatan baru.

Dalam wawancara dengan wartawan, Bupati menyampaikan semua yang dimutasi dan dipromosikan  adalah orangnya Bupati. “Tidak satupun niatan promosi, mutasi, dan rotasi tanpa tujuan membuat lebih baik. Memberi kesempatan meniti karir dan bermanfaat lebih untuk masyarakat,” jelasnya.

Bupati memberi contoh  Ir.Rasyid, M.Sc, M.M. yang akan pensiun dalam dua bulan terakhir menjabat di dua dinas, yakni kepala BPBD Kabupaten Jember dan PLt PU Bina Marga.

Selama ini banyak pejabat yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas (PLt). Mereka ini luar biasa perjuangan dan pengorbanannya selama menjadi pelaksana. Karena itu Bupati memberikan apresiasi, karena dengan kesungguhan-sungguhan kompetensinya meningkat cepat dari umumnya hingga dan diberi kesempatan menjabat eselon empat.

Mutasi juga diarahkan agar ada semangat baru. Seperti di Dinas Pertanian. Ini diperlukan karena masyarakat Jember merupakan petani. Mereka ini paling banyak di Jember.

Lebih jauh dijelaskan, para tahun 2018 pemerintah menyiapkan seleksi terbuka untuk dilaksanakan serentak pada tahun 2019. Persiapan dilakukan mulai saat ini supaya tidak dua kali kerja, terlebih masih ada yang akan pensiun. (mad)

Bagikan Ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.