OLAHRAGA

Dua Siswa SDN Cumedak 01 Sabet Medali Emas di Kejuaraan Silat Elang Putih di Kota Tape

5 Pesilat Elang Putih Cumedak Sektor Selatan berfoto bersama pelatih dan asisten pelatih , setelah raih medali emas , perak dan Perunggu di kejuaraan Silat Elang Putih di Bondowoso , 12-13 September 2026. Foto by : faktajember.

Jember – Dua Siswa SDN Cumedak 01, Kecamatan Sumberjambe berhasil meraih juara pada kejuaraan silat Elang putih, yang di gelar pada tanggal 12-13 September 2026 di Bondowoso.

Mereka adalah Varisa Ayudia, siswi kelas 5 Meraih dua medali emas, di kelas usia dini 2 tanding dan seni, sementara Wirayuda Putra Irana, siswa kelas 3, raih medali emas di usia dini 1.

Keberhasilan ke dua siswa tersebut tidak di peroleh dengan mudah, porsi latihan seminggu 3 kali dengan durasi 3 jam tiap latihan, akhirnya mampu menghasilkan yang terbaik.

Bisma Gigih Prakoso Coach dua pesilat cilik itu mengatakan, potensi Varisa cukup bagus, karakternya yang aktif plus mental bertanding bagus membuatnya sering meraih juara di beberapa event, baik di internal Elang putih maupun di kejuaraan terbuka (IPSI).

Berbeda dengan Wirayuda yang masih pemula, perlu dukungan dan pendampingan yang intens, terlebih di pembentukan mentalnya.

Bisma juga menyebutkan, atletnya bukan hanya Varisa dan Wirayuda yang berhasil meraih juara, di kelompok putra dini 2 ada Muhammad Raka Zhafran Hoiry meraih dua medali emas di kelompok tanding dan seni, bahkan Raka, siswa SDN Randuagung 01 kelas V di nobatkan sebagai pesilat terbaik di event tersebut.

Selain itu Navisyah Nurul Syafiqoh di kelas pra remaja meraih 1 medali emas dan 1 medali perak. Navisyah merupakan Siswa SMPN 01 Sumberjambekelas 3, dan terakhir ada pesilat Mirza Jailani, main di kelompok usia dini 2, berhasil meraih perunggu, dia merupakan siswa kelas 4 di SD Randuagung 02.

Baca Juga : Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi

“Alhamdulillah, dari 5 pesilat yang dikirim semua meraih juara, mulai emas, perak dan perunggu, ini merupakan hadiah dari Allah atas ketekunan mereka berlatih, dengan jadwal padat seminggu 3 kali dengan durasi masing masing 3 Jam akhirnya menghasilkan uang terbaik, semoga ini menjadi pemicu bagi lembaga sekolah agar lebih memberi ruang kepada siswa agar bisa berprestasi di Akademis maupun non akademis seperti ini, selain itu yang paling penting adalah dengan berlatih silat kita bangun karakter siswa agar lebih mantab dan terhindar dari kegiatan non produktif ” ujarnya berharap.

Baca Juga :  Kenzou Leonardo Wijaya Dan Narendra Sava Nugrahadi, Duo Bocil Yang Digadang-gadang Calon Juara

Saat di singgung mengenai support sarana dan prasarana, Bungsu dari dua bersaudara ini hanya tersenyum sambil menunjukkan tempat latihannya yang jauh dari setandart kebutuhan. (Bis)

Bagikan Ke: