Dua Minggu Pascalebaran Harga Sembako Belum Stabil Reviewed by Momizat on . faktajember.com | Ekonomi | 21 Juni 2019 | 16:23 WIB Jember Kota - Dua minggu pascalebaran, harga sejumlah komoditas di Pasar Tanjung Jember belum stabil. Pedag faktajember.com | Ekonomi | 21 Juni 2019 | 16:23 WIB Jember Kota - Dua minggu pascalebaran, harga sejumlah komoditas di Pasar Tanjung Jember belum stabil. Pedag Rating: 0

Dua Minggu Pascalebaran Harga Sembako Belum Stabil

faktajember.com | Ekonomi | 21 Juni 2019 | 16:23 WIB

Jember Kota – Dua minggu pascalebaran, harga sejumlah komoditas di Pasar Tanjung Jember belum stabil. Pedagang merasakan kecenderungan harga terus naik signifikan.

“Penyebabnya banyak faktor. Selain pengiriman telat, juga bisa disebabkan momen lebaran,” kata Hamidah, pedagang sayur di Pasar Tanjung, Jum’at, 21 Juni 2019.

Komoditas yang mengalami kenaikan diantaranya daging ayam, cabe rawit merah, cabe besar, tomat, wortel,  bawang putih, dan bawang merah.

Sejumlah barang tersebut harganya mengalami kenaikan sejak dua minggu pascalebaran.

Cabe merah besar semula Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Cabe besar Ijo semula Rp 20 ribu, sekarang Rp 25 ribu.

Jahe semula Rp 20 ribu, naik menjadi Rp 30 ribu. Laos harga semula Rp 16 ribu sekarang masih Rp 21 ribu.

“Harga yang masih normal wortel seharga Rp 15 ribu. Sayuran lainya tetap naik, belum stabil,” jlentrehnya.

Bawang putih dan bawang merah dalam jangka waktu sebulan belakangan ini juga naik dan belum normal. Kenaikan hingga lebih Rp 10 ribu.

“Harga bahan pokok yang turun yaitu daging ayam, yang awalnya Rp 38 ribu sekarang menjadi Rp 20 ribu,” kata Devi Kusumawati, pedagang daging ayam.

“Kalau kami kan menyesuaikan dengan peternak ayam. Tentunya kami membutuhkan kestabilan harga,” imbuhnya.

Pedagang berharap naik – turunnya harga komoditas bisa stabil dengan normal, dan sesuai dengan modal mereka.

“Apalagi sebentar lagi sudah bukan momen lebaran. Kasihan pedagang makanan kalau bahan pokoknya mahal dan tidak stabil,” jelasnya. (irwan)

Leave a Comment

© 2016 Fakta Jember | Berita Fakta Jember Raya

Scroll to top