
Fakta Jember – Program optimalisasi lahan oleh Presiden Prabowo Subianto menyasar 6.000 lahan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Tahun ini, Pak Prabowo luar biasa bela Jember,” kata Bupati Jember Muhammad Fawait di Kecamatan Semboro, Jember, Sabtu 29 November 2025.
Bupati Fawait mengungkapkan, tahun ini Jember mendapatkan program dari pemerintah pusat kurang lebih 6 ribu hektare untuk program optimalisasi lahan.
“Irigasinya dibangun. Ada bantuan bibit, ada bantuan pupuk, ada bantuan alat pertanian,” terangnya.
Bantuan-bantuan untuk petani tersebut, masih kata Bupati Fawait, merupakan bagian program optimalisasi lahan yang telah direalisasikan.
“Ini di era Presiden Prabowo Subianto,” kata Bupati Fawait saat bertemu tokoh petani di Kecamatan Semboro.
Program itu diharapkan mampu mengembalikan Jember sebagai lumbung pangan terbesar di Jawa Timur.
“Jember pernah menjadil lumbung padi. Tapi hari ini kita kalah dengan beberapa kabupaten, seperti Lamongan, Ngawi,” ujarnya.
Kondisi itu terjadi karena masih belum meratanya panen.
“(Kalah) karena apa? Karena di Jember ini belum rata panennya. Ada yang tiga kali, ada yang cuma panen sekali,” ungkap Bupati Fawait.
Tidak meratanya panen padi tersebut akibat dari infrastruktur yang belum mendukung.
“Kenapa? Karena, salah satunya, faktor infrastruktur pertanian,” kata Bupati Fawait.
Melalui program optimalisasi lahan tersebut, Bupati Fawait ingin Jember kembali menjadi lumbung pangan. (*)
Penulis: A. Syaifuddin
Editor: A. Syaifuddin

