HUKUM

Kepala Desa Harus Teliti Soal Laporan Keuangan Desa

Jaksa Nuril dan Jaksa Asih bersama Camat dan kepala desa se Mumbulsari.

Jember (Fakta Jember) – Kepala Desa dituntut teliti dalam menyajikan laporan pengelolaan keuangan desa. Ini sebagai konsekuensi tanggung jawab yang melekat pada jabatan sebagai pejabat publik.

“(Pihak) yang bertanggung jawab secara mutlak adalah kepala desa, karena sebagai kuasa pengguna anggaran,” kata A Nuril Alam di Balai Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Jumat (8/09/2017).

Sebagai kuasa pengguna anggaran, lanjut Kasi Datun Kejaksaan Negeri Jember ini, Kades bertanggung jawab penuh terhadap fisik, administrasi, dan keuangan.

Kepala Desa tidak bisa lagi sekedar tanda tangan berkas laporan yang dibuat oleh aparatur di bawahnya. Pola lama percaya penuh kepada anak buah yang dinilai lebih pandai membuat laporan perlu segera ditinggalkan.

Kondisi tersebut tentu saja berimbas pada kepala desa, yang dituntut agar meningkatkan kapasitas dan wawasan tentang regulasi pengelolaan keuangan desa.

Pengelolaan keuangan yang baik itu menjadi bagian upaya serius penyelamatan uang negara.

“Prestasi kita sekarang adalah penyelamatan uang negara. Ayo bersinergi menyelamatkan uang negara,” ajak Nuril kepada sejumlah kades dari Kecamatan Mumbulsari dan Tempurejo.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Jember Asih menyarankan para kepala desa mengambil uang sesuai peruntukan pekerjaan.

Saran ini diberikan untuk menjawab pertanyaan Kepala Desa Tamansari, Mumbulsari Seger, terkait pengambilan semua dana dari rekening bank. Ditegaskan Asih, tindakan terukur itu bagian preventif pencegahan penyimpangan.

“Apakah aman membawa uang dengan jumlah besar?” ucap Asih, mengingatkan adanya pihak lain yang bisa berbuat jahat.

Selain itu, saat ini pemerintah desa tidak memiliki brankas. Sementara menyimpan uang di rumah kepala desa tidak diperbolehkan. (mad)

Bagikan Ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.