
Fakta Jember – Gelaran International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 diawali dengan kompetisi kelas Junior Non Brass dan Senior Non Brass di Gedung Olahraga PKPSO Kaliwates, Jum’at (7/8/2026).
“Sesi pagi ini digunakan untuk babak penyisihan,” terang Try Basuki, Ketua Panitia IJMC 2026.
Kategori yang dilombakan yaitu Concert Marching Art, Colour Guard Battle, dan Drum Battle Junior.
Try Basuki mengatakan, masyarakat bisa melihat pertunjukan menarik pada Sabtu dan Minggu, 8-9 Agustus 2026.
“Masyarakat bisa melihat di kelas-kelas internasional,” ungkapnya.
Pada sesi siang, Try Basuki menjelaskan kompetisi yang digelar adalah senior Music Battle, yaitu Brass Battle dan Drum Battle Open.
Ada 17 marching band yang bertanding untuk memperebutkan posisi terbaik.
Presiden AMBC (Asean Marching Band Confederation) Sehat Kurniawan Saiman menilai kualitas marching band di Jember menunjukkan kelas internasional.
“Ada juga yang standarnya masih nasional. Kami mengharapkan setelah kegiatan ini, band-band yang masih di bawah standar bisa mengikuti jejak dari band-band yang sudah maju,” ujar Sehat.
Sebagai salah satu juri dalam IJMC ini Sehat mengungkapkan penilaian dilakukan pada tiga hal.
“Sudah pasti penilaian dari musik, harmoninya sudah bagus atau tidak. Kedua, apakah mainnya bersama-sama. Nah, yang terakhir, apakah menghibur,” jelasnya.
Pada kelas Junior Non Brass yang bertanding di sesi pagi, RPM Junior Banyuwangi tampil sebagai juara pertama, disusul DB Mikashi Jember sebagai juara kedua. #
Sementara di kelas Senior Non Brass, MB Bahana Arpega Jember tampil sebagai juara pertama, disusul MB Cahaya Pesona Nada Jember, dan juara ketiga diraih MB Gita Pesona Spama Jember. (*)
Reporter: Achmad Syaifuddin
Editor: Achmad Syaifuddin

