OLAHRAGA

Di target 2 Emas, FKTI Genjot Fisik, Mental Dan KIHON Atlet

Calon Atlet Forprov III di genjot latihan fisik, KIHON dan mental. foto by : faktajember.

Jember – Kormi Jember mentarget 2 Medali emas setiap Inorga yang berlaga di Forprov III bulan November mendatang. Target ini menjadi kesepakatan yang di tuangkan dalam pakta Integritas, ini disampaikan Tri Basuki di hadapan seluruh ketua Inorga yang terdaftar dan ikut dalam Forprov, Minggu, 19/7/26.

Target ini menjadi cambuk dan motivasi khususnya bagi Inorga Federasi Karate Tradisional Indonesia Jember.

Menjawab tantangan tersebut, Seluruh atlet yang di proyeksikan langsung di genjot mental, fisik dan KIHON sebagai modal menjadi juara.

Tampak pelatih teknis FKTI Jember Senpei Mahdi berjibaku bersama sedikit nya 25 atlet yang terjaring, teriakan “Kiaii” dan hembusan berat nafas para atlet membuat suasana Dojo terlihat hening, tak ada gelak tawa dan canda mereka, tetesan keringat mem basahi lantai Dojo.

Kepada media ini, Mahdi mengaku mulai menerapkan sistem latihan sesuai standart Karate Tradisional, dimana mental, fisik dan KIHON harus prima. Selain itu, seluruh atlet di beri materi pelatihan sesuai program yang sudah ditetapkan, hasilnya di evaluasi setelah selesai latihan.

Mahdi juga minta semua atlet tidak mudah puas dengan apa yang dimiliki, semua sama, diberi materi sama, tinggal hasil nya tergantung atlet itu sendiri.

“Oss, hari ini saya ditugaskan melatih calon atlet Forprov, ada sekitar 25-30 atlet terjaring, mereka kita genjot sesuai standart Karate Tradisional, mental, fisik dan KIHON harus sempurna, saya tanamkan mereka agar tidak merasa lebih dari yang lain, belajar bersama dengan materi yang sama, tinggal hasilnya tergantung bagaimana atlet itu berlatih dengan benar” ujarnya.

Diskusi dan evaluasi pasca latihan, dijadikan sarana komunikasi atlet dan pelatih. foto by : faktajember.

Savitri, manager tim Forprov III FKTI membenarkan info Target yang di patok ketua Kormi, setiap Inorga wajib 2 medali Emas. Untuk itu, pihaknya terus memantau perkembangan latihan, hasilnya selalu dievaluasi, kurangnya di sempurnakan di latihan berikutnya.

Baca Juga :  Satu Atlet TPDA Jayaraya Satria Tembus Final Bupati Malang Cup Open Nasional 2023

Vitri demikian Senpei itu di panggil, mengatakan target 2 Emas wajib bagi FKTI, jika tidak, kesempatan berlaga di Fornas tidak ada peluang.

“Target 2 medali emas wajib, kita mulai fokus latihan sesuai materi yang di susun, ada beberapa Senpei yang di tunjuk membantu senpei Mahdi genjot latihan atlet, hasilnya di bahas setiap selesai latihan, kekurangan di sempurnakan esok nya, kita wajib ingat 2 Emas atau Tidak berlaga di Fornas” tegasnya.

Baca Juga : Jaya Raya Satria Jember Turun Full Tim di Kejuaraan Victory Wiraraja Cup 2026

Melihat jasil evaluasi, ketua korca FKTI minta agar masing-masing atlet belajar lebih fokus, sebagus apapun gerakan, jika tidak fokus akan mempengaruhi kualitas penilaian juri.

Gangsar juga meminta pelatih harus memberikan materi sesuai yang sudah di proyeksikan, lebih pada penguatan materi, ketepatan gerak, kedisiplinan, dan itu harus ada progres setelah latihan.

“Memang atlet yang terjaring itu senua pemula, masih usia anak-anak, butuh cara tepat melatih mereka, mood nya sering berubah ubah, soal teknis kita sudah tunjuk tim untuk mengasah mereka sesuai target, jadi harus di monitor terus” tutupnya. (Ary)

Bagikan Ke: