BUDAYA

Barometer Mencintai Rasulullah

faktajember.com | Budaya | Selasa | 12 November 2019 | 22:56 WIB

Kaliwates – Saat pengajian di Masjid Baiturrohmah di Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief didaulat untuk memberikan tausiah.

Dalam pengajian untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa malam, 12 November 2019, wabup menjelaskan tentang membaca sholawat nabi.

“Semakin banyak membaca sholawat, itu menjadi salah satu barometer mencintai Rasulullah SAW,” terang wabup.

Seseorang yang memiliki rasa cinta kepada orang lain tentu akan memanggil orang yang dicintai itu. Begitulah jika umat Islam mencintai Rasulullah, maka ia banyak membaca sholawat.

Membaca sholawat juga memberikan manfaat yang besar kepada kehidupan seseorang. Pertolongan Allah SWT turun kepada umat yang mencintai kekasih-Nya.

Namun demikian, masih ada pihak tertentu yang menilai bersholawat itu tidak sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Menurut wabup, penilaian tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Jika sholawat tidak pernah dilakukan pada zaman Nabi hingga disebut bid’ah, maka banyak hal baru saat ini yang semestinya juga dinilai bid’ah.

Wabup menjelaskan, umat Islam sebaiknya tidak hanya banyak membaca sholawat untuk mencintai Rasulullah SAW.

Lebih dari itu, umat Islam diharapkan juga mampu melaksanakan ajaran yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Jadi, barometer mencintai Rasulullah SAW ialah dengan banyak membaca sholawat dan menjalankan ajaran yang disampaikan Rasulullah SAW. (achmad)

Bagikan Ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.