
Fakta Jember – Gelaran bertaraf internasional bertajuk Night Street Parade dalam International Jember Marching Charnival (IJMC) 2026, Sabtu malam (8/8/2026/, memukau ribuan penonton sepanjang rute.
Ketua Pelaksana IJMC Try Basuki menegaskan parade marching band merupakan upaya memperkuat Jember sebagai kota karnaval kelas dunia.
“Lewat marching carnival ini kami ingin memperluas. Kami ingin menunjukkan bahwa Jember tidak hanya indah dalam mode, tetapi juga kuat dalam musik, seni pertunjukan, pariwisata, dan olahraga,” kata Try Basuki.
Ada 17 marching band yang tampil di jalanan pusat kota Jember hingga menjelang tengah malam.
Puncak tampilan adalah parade marching military. Ada lima marching band dari berbagai daerah di Indonesia yang menampilkan military marching.
Tidak hanya menunjukkan kemampuan apik memainkan alat musik, parade ini juga menunjukkan keterampilan atraksi serta paduan gerak bendera.
Teriakan histeris ribuan penonton yang memadati pinggiran rute terus menggema, memberikan suasana malam yang menggembirakan.
Salah satu peserta parade berasal dari Thailand, yang tampil memukau dengan permainan musik dan bendera.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan malam parade marching band itu sebagai upaya perjuangan bersama untuk menjadi kota karnaval di Indonesia. Khususnya marching carnival.
“Hari ini Jember sedang berjuang menjadi salah satu kota pusat marching band carnival,” kata bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini.
Night Street Parade menjadi salah satu kegiatan yang mendapat dukungan pembiayaan dari Pemerintah Kabupaten Jember.
Gus Fawait menjelaskan, dukungan diberikan kepada kegiatan yang memiliki dampak yang banyak terhadap aspek kehidupan masyarakat, khususnya dampak ekonomi.
Kepada wartawan, Gus Fawait menegaskan dukungan terhadap IJMC untuk digelar pada tahun mendatang. (*)
Reporter: Achmad Syaifuddin
Editor: Achmad Syaifuddin

