
“Ngobrol santai sambil perkenalan pengurus”. Foto by : istimewa.
Jember – Pasca menerima SK kepengurusan dari Kormida Jawa Timur, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Jember segera menggelar rapat perdananya di Hotel Java Lotus, Jumat, 12/12/25.
Hadir dalam rapat terdiri dari unsur dewan pakar ,dan pengurus harian Kormi. Tri Basuki, Ketua Kormi Jember dalam arahannya mengatakan, pertemuan kali ini baru bisa sebatas perkenalan antar pengurus, sekaligus ngobrol ringan rencana program Kormi tahun 2026.
Tri berharap, agenda Forprov III yang menjadi kerja besar Kormi Jember, perlu di dukung semua Inorga dan pengurus. Ada beberapa target dalam jangka pendek dan menengah yang patut di perhatikan, pertama adalah menjalankan amanah undang terkait ke olahragaan masyarakat, bahwa perlu di munculkan komunitas olahraga masyarakat di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa. Untuk hal tersebut kedepan, dirinya di bantu para wakil ketua dan bidang bidang mensukseskan Forprov III bulan Juli mendatang, dan tak kalah pentingnya di tahun yang sama Jember banyak event berlevel nasional dan Internasional salah satunya adalah JFC, dan kejuaraan internasional Marching Band.
Baca Juga : Gus Fawait Memotivasi Siswa SMP Negeri 1 Tempurejo untuk Meraih Pendidikan Tinggi
Ada target yang tak kalah pentingnya dari semua kegiatan tersebut yakni terwujudnya Jember Sport Tourism tahun 2026 sehingga perlu kerja keras semua pihak. “Rapat Perdana ini hanya perkenalan pengurus, agar lebih mudah nantinya berkomunikasi, kemudian juga membahas ide di bentuknya kampung olahraga di wilayah desa dan kelurahan di setiap kecamatan, dengan demikian semangat masyarakat dalam menghidupkan olahraga tradisional lebih mudah terwujud”, ujarnya.
“Ada juga target yang penting yakni sukses pelaksanaan Forprov III dan terwujudnya Jember Sport Tourism” tegasnya.

Di tempat terpisah, wakil ketua I Kormi Moch Khoiron Kisan, S.H., mendukung langkah ketua Kormi untuk memasyarakatkan olahraga rekreasi ini hingga ke desa. Namun hal itu tidak mudah, butuh konsep yang matang sebelum di launching, butuh komunikasi dengan stakeholder lainnya seperti pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan dan desa, sehingga proses nya lebih terukur.
Selanjutnya, dia berharap semua Inorga bisa bergandengan tangan mewajudkan sukses Forprov III dan terwujudnya Jember Sport Tourism.
“Intinya butuh kerja keras untuk menggerakkan masyarakat secara mandiri, menjadikan olahraga rekreasi ini di minati rakyat di seluruh lapisan usia, perlu di bentuk pengurus inorga dan Kormi tingkat kecamatan dan desa, untuk mempermudah sosialisasi dan pelaksanaan program, minimal setiap minggu pagi, mereka akan bergerak, berolahraga di desanya masing-masing. Ini upaya KORMI mewujudkan masyarakat Jember yang Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa,” ujar Khoiron.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya Kampung Olahraga, koordinasi akan menjadi lebih mudah. “Olahraga apa, kita tinggal mengundang orang Kampung Olahraga. Itu memudahkan kami,” tambahnya. (Ary)

