Tuntut Kandidat Rektor IAIN Jember Kampanye Terbuka Reviewed by Momizat on .   faktajember.com - Sepuluh mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menggelar aksi damai di depan kantor akademik, Jum'at 1 Februari 2019, menu   faktajember.com - Sepuluh mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menggelar aksi damai di depan kantor akademik, Jum'at 1 Februari 2019, menu Rating: 0

Tuntut Kandidat Rektor IAIN Jember Kampanye Terbuka

 

faktajember.com – Sepuluh mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menggelar aksi damai di depan kantor akademik, Jum’at 1 Februari 2019, menuntut delapan kandidat rektor menyampaikan visi misi secara terbuka di hadapan mahasiswa.

“Kami ingin mengetahui para kandidat rektor, sekaligus visi dan misi yang mereka jadikan pedoman pada saat memimpin nantinya,” kata M. N. Hidayat, peserta aksi.

“Kami menantang mereka untuk berdiri di mimbar yang sudah kami sediakan untuk menyampaikan visi dan misinya di hadapan mahasiswa” imbuhnya.

Hidayat menjelaskan, sejak adanya informasi yang tersebar di media cetak dan media sosial tentang kandidat Rektor IAIN Jember yang berjumlah delapan orang, tidak pernah sekalipun ada forum dialog terbuka atau pemaparan visi misi di hadapan warga kampus.

Hal ini menyebabkan kegelisahan di kalangan mahasiswa, dan menilai pemilihan rektor tidak jelas.

Meski tidak memiliki hak suara di pemilihan tersebut, tetapi mahasiswa bisa mengetahui dan menganalisa program-program yang diusung oleh para kandidat.

Peserta aksi lainnya, Imam S. A. menambahkan, kehadiran mahasiswa diterima dengan baik oleh Wakil Rektor II Sukarno.

Kepada mahasiswa, Sukarno mengaku telah menyampaikan aspirasi mahasiswa melalui whatsapp kepada kandidat rektor dan para dosen.

Menurut Imam, mahasiswa memberanikan diri turun langsung di depan kantor akademik menyampaikan aspirasi karena kegelisahan dan rasa penasaran terhadap para kandidat rektor.

“Terlalu banyak yang tidak kami ketahui, utamanya masalah visi misi kandidat rektor. Bahkan di media sosial juga tidak ada penjelasan secara rinci program yang mereka tawarkan pada Kementerian Agama untuk membawa kampus ini lebih baik lagi,” kata Imam.

“Kegelisahan kami menjadikan kami berani berdiri di hadapan kantor akademik ini, walaupun pada akhirnya tidak satupun dari kandidat rektor yang datang memberikan kejelasan,” imbuh Imam. (zuhil)

Leave a Comment

© 2016 Fakta Jember | Berita Fakta Jember Raya

Scroll to top