Akses Jalan Wisata di Payangan Perlu Perbaikan Reviewed by Momizat on . Sabtu 9 Februari. 12:17 [caption id="attachment_26820" align="aligncenter" width="1280"] Pkdarwis Payangan menunjukkan akses jalan menuju lokasi wisata yang rus Sabtu 9 Februari. 12:17 [caption id="attachment_26820" align="aligncenter" width="1280"] Pkdarwis Payangan menunjukkan akses jalan menuju lokasi wisata yang rus Rating: 0

Akses Jalan Wisata di Payangan Perlu Perbaikan

Sabtu 9 Februari. 12:17

Pkdarwis Payangan menunjukkan akses jalan menuju lokasi wisata yang rusak parah

faktajember.com – Infrastruktur jalan ke lokasi wisata sangat penting bagi pengembangan wilayah tersebut. Jalan yang baik menjadi salah satu pelayanan kepada pengunjung.

Hal ini disadari oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Payangan, Kecamatan Ambulu. Karena itu, kelompok ini kemudian bermusyawarah untuk menyikapi kondisi jalan menuju lokasi wisata di daerah itu.

Bertempat di Padepokan Teluk Love, sejumlah pegiat pariwisata seperti Abah Suto Wijoyo, Rio Rianto, Bram, dan anggota Pokdarwis lainnya bermusyawarah.

“Kami sengaja menggelar rapat  membahas berbagai kebutuhan penunjang wisata, mulai menjaga kebersihan lokasi sepanjang jalan menuju pantai, juga perlunya perbaikan jalan,” kata Abah Suto, Sabtu 9 Februari 2019.

Beberapa hasil musyawarah itu diantaranya pemberian penyadaran kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat potensi wisata yang diberikan Allah.

Upaya penyadaran ini termasuk menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.

Terkait jalan, musyarah tersebut menyepakati untuk mengajukan perbaikan jalan ke Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bupati Jember Faida.

Beberapa tahun terakhir, jelasnya, kondisi jalan yang menjadi sarana kenyamanan pengunjung mengalami kerusakan. Sepanjang 1,5 kilometer, mulai dari Teluk Love hingga parkiran di pertigaan, jalannya rusak parah.

Rio mendukung upaya yang dilakukan kelompoknya untuk meminta perbaikan jalan. Sebab, akses jalan menuju tempat wisata itu juga menjadi akses ekonomi bagi penduduk yang sebagian besar nelayan.

Ia juga berharap terwujud komunikasi yang baik antara pengelola wisata dengan pemerintah. Sehingga apapun persoalannya mampu dikomunikasikan dengan baik.

“Ini rapat lanjutan yang dilakukan Pokdarwis,” kata pria dua anak tersebut. (ady)

 

 

Leave a Comment

© 2016 Fakta Jember | Berita Fakta Jember Raya

Scroll to top