PEMERINTAHAN SOSIAL

Gerak Jalan Tradisional “Tanggul Jember” Tahun Ini Hampir Tembus 26 Ribu peserta

Bupati Jember Muhammad Fawait, saat melepas peserta Gerak Jalan Tradisional Tanggul Jember. foto by : istimewa.

Jember – Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 kali ini pesertanya hampir tembus 26 ribu peserta lebih. Jumlah ini lebih banyak jika di bandingkan peserta tahun sebelumnya.

Langkah Bupati Jember Moh Fawait menggerakkan ASN mengikuti gerak jalan, jadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah peserta.

Hari ini, Sabtu, 5 September 2026 tampak di sepanjang jalan Tanggul – Jember banyak berdiri lapak lapak pedagang kaki lima, berbagai minuman dan jajanan di jual untuk membantu peserta jika kehausan atau butuh asupan.

Gerak jalan Tradisional Tanggul Jember, rupanya kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Jember.

Tahun ini, sebanyak 25.613 peserta tercatat mengikuti kegiatan yang menjadi salah satu tradisi olahraga sekaligus hiburan rakyat di Kabupaten Jember tersebut. Angka tersebut meningkat cukup besar dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Peserta. Tajemtra 2026 akan diberangkatkan dari Alun-Alun Tanggul sekitar pukul 13.00 WIB. Peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa Tajemtra telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kegiatan olahraga.

Menurutnya, Tajemtra telah melekat sebagai bagian dari tradisi dan identitas masyarakat Jember. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember ingin agar pelaksanaan kegiatan tersebut terus berkembang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pesan Gus Bupati, tradisi Jember harus semakin besar dan semakin berdampak. Bukan hanya besar dari jumlah peserta, tetapi juga mampu menggerakkan masyarakat, meningkatkan kreativitas dan memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, sepanjang rute Tanggul hingga Jember terdapat aktivitas masyarakat yang ikut tumbuh seiring berlangsungnya Tajemtra. Mulai dari UMKM, pedagang makanan dan minuman, jasa, hingga berbagai usaha kecil masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Jember Bagikan BLT Cukai Rokok
Ketua Kormi H. Tri Basuki (kanan pojok) saat foto bersama tokoh Masyarakat Tanggul (H Arum Sabil). foto by : istimewa

Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 25 ribu orang, ditambah keluarga, pendukung dan masyarakat yang menyaksikan di sepanjang jalur, Tajemtra dinilai memiliki potensi besar menciptakan perputaran ekonomi.

Pemkab Jember pun berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan.

“Tajemtra harus menjadi pesta rakyat. Diramaikan rakyat, dinikmati rakyat, dan manfaat ekonominya juga kembali kepada rakyat” tegasnya.

Baca Juga : Kades Wanita Satu Ini Larang Panitia Karnaval Kasih Uang Keamanan

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menyiapkan berbagai kategori perlombaan. Di antaranya kategori perorangan putra dan putri, beregu umum, beregu pelajar, yel-yel terbaik, serta best costum atau konten kreatif terbaik.

Tak hanya itu, peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah melalui doorprize dengan total nilai mencapai Rp100 juta. Hadiah yang disiapkan antara lain dua sepeda motor, dua sepeda listrik, tiga sepeda MTB, televisi, mesin cuci, lemari es dan sejumlah perangkat elektronik lainnya.

Dari aspek pelayanan, Pemkab Jember juga menyiagakan fasilitas kesehatan di sejumlah titik sepanjang jalur. Ambulans disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat, sementara kendaraan Homecare juga turut dikerahkan untuk memberikan pelayanan apabila terdapat peserta atau masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan.

Regar mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan Tajemtra 2026 dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Ia berharap, “kemeriahan Tajemtra tahun ini tidak hanya menghasilkan rekor jumlah peserta, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan memberikan dampak luas bagi perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (Bis)

Bagikan Ke: