
Fakta Jember – Joyo 88 Grup menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Perumahan Royal City, Minggu 23 Agustus 2026.
Acara ini menjadi momentum bagi karyawan dan warga sekitar untuk memperbarui komitmen meneladani akhlak Rasulullah.
Direktur sekaligus pemilik Joyo 88 Grup, Aditya Cahyadi, dalam sambutannya menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai teladan akhlak mulia.
“Beliau adalah sosok yang memiliki kepribadian luhur, jujur, amanah, sabar, dan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Menurut Aditya, peringatan Maulid bukan sekadar acara rutin tahunan.
Lebih dari itu, momen kelahiran Nabi menjadi saat tepat untuk merenungi dan mengamalkan nilai-nilai Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjadikannya inspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan agama. Semoga kita selalu mencintai Gusti Allah SWT dan Baginda Rasulullah SAW,” pesannya.

Sementara itu, penceramah Maulid, Abdul Aziz, mengajak jamaah mengekspresikan kebahagiaan atas lahirnya Nabi Muhammad SAW.
“Malam ini adalah satu ekspresi kebahagiaan. Rahmat yang paling besar adalah Nabi Muhammad SAW, menjadi rahmat seluruh alam. Maka kita ikut senang. Siapa yang bahagia dengan Rasulullah, maka Rasulullah bahagia,” terangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Maulid adalah tradisi yang dirayakan dengan cara berbeda di tiap daerah.
Bahkan, Abu Lahab yang divonis kafir pun diringankan siksaannya karena pernah memerdekakan budak saat mendengar kabar kelahiran Nabi.
“Jika orang kafir saja yang sudah divonis masuk neraka dibuat senang oleh Allah karena senang saat Nabi Muhammad lahir. Lalu orang yang di dalam hatinya ada iman, masak tidak dibuat senang,” tegas Abdul Aziz.
Abdul Aziz mengajak umat meneladani salah satu sunnah sederhana Nabi.
“Ayo meniru satu saja, yang paling sederhana, tapi harus konsisteni,” ajaknya.
Ia menambahkan, tujuan utama Maulid adalah mengenal Rasulullah. Kecintaan akan melahirkan keteladanan.
“Tujuan maulid untuk mengenal Rasulullah. Saat ini banyak orang tidak mengenal Rasulullah. Kalau orang mencintai, maka ia akan meniru orang yang dicintainya. Idolanya pasti ditiru,” pungkasnya. (*)
Reporter: Achmad Syaifuddin
Editor: Achmad Syaifuddin

