OLAHRAGA

FKTI Jember Mulai Clusterkan Calon Atlet Forprov III

Calon Atlet FKTI Jember yg terus di gembleng fisik dan teknik. foto by : Savitri.

Jember – Naga-naganya Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) akan mulai mengkluster atletnya dalam menyongsong Forprov III mendatang.

Senpei Savitri, manager tim FKTI, Sabtu, 22 Agustus 2026 telah menginstruksikan agar atlet yang terpilih sebagai tim Forprov harus hadir di latihan pada Minggu,  23/8/26 mendatang.

Seperti di ketahui, hasil rakor pengurus Kormi Jember mengharuskan setiap Inorga paling lambat memasukkan data atlet, Jenor, waktu dan tempat latihan pada Senin, 24 Agustus 2026. Dan jika pada batas waktu yang ditentukan Inorga tidak memasukkan data, Kormi akan mengambil langkah tegas dengan tidak menyertakan dalam gelaran provinsi pada bulan November mendatang.

Ketegasan ini di maksudkan agar Kormi lebih mudah dalam melakukan monitoring, dan pendataan Inorga peserta Forprov III.

Setelah itu, Kormi segera menjadwalkan TC sesuai rencana yang sudah di sampaikan sejak bulan Maret lalu, ini membawa konsekuensi setiap Inorga harus menyiapkan materi presentasi di hadapan Dispora dan Kormi dalam waktu singkat.

Savitri, manager tim FKTI Jember mengaku sudah menyampaikan semua persoalan terkait Forprov kepada atlet dan orang tua.

Menurutnya, dari beberapa kohai yang ada, dirinya membagi jadi 3 kluster. Ini di maksudkan agar mereka terbentuk tim yang solid, di sana bakal terjadi kompetisi sehat bagi para kohai calon atlet.

Selain itu lanjut ibu dari satu putra dan dua putri tersebut, dengan di bagi per kluster maka bisa di cari kluster mana yang sangat berpeluang meraih medali. Dia juga ingin memberikan pelayanan dan perlakuan sama terhadap seluruh calon atlet, “Tidak ada kohai prioritas ” ujarnya.

Vitri demikian dia dipanggil terus melakukan koordinasi dengan ketua korda Jawa Timur dan Ketua Majelis Sabuk Hitam Jawa Timur, terkait pengajuan wasit juri yang bakal di libatkan dalam event tersebut.

Baca Juga :  25 Atlet Drumband Porprov Jember Memasuki Kegiatan TC

“Saya sejak bulan Juli lalu sudah melakukan seleksi internal, dan membentuk tiga kluster atlet,  ini di maksudkan untuk menciptakan kompetisi sehat di antara mereka, bisa saja atlet yang di awal menunjukkan progres bagus, namun kemudian performancenya turun, ini dapat segera diatasi dengan mengganti dengan atlet lain yang grafiknya naik, dan saya beri perlakuan yang sama terhadap semua calon atlet, tidak ada prioritas bagi atlet tertentu” ujarnya.

Ditempat terpisah, ketua Korca FKTI Jember Senpei Gangsar Widodo membenarkan langkah langkah yang telah diambil tim seleksi dan manager dalam memformulakan penjaringan atlet, dirinya memberi kewenangan penuh kepada manager dan tim untuk menentukan siapa siapa yang layak diturunkan.

Baca Juga : Di Pantai Pancer, Para Pensiunan Berpesan untuk Generasi Penerus

Gangsar mengingatkan pada semua calon atlet agar berlatih serius, tidak melakukan kegiatan lain yang dapat membuat mereka cedera dan gagal tampil di Forprov III mendatang, selain itu kepada wali atlet, dirinya berharap ada pengawasan saat berada di rumah, termasuk memperhatikan kecukupan nutrisi, jangan sampai apa yang sudah di siapkan gagal hanya karena kecerobohan.

“Iya tim sudah melakukan tahapan seleksi sesuai dengan hasil rapat, tim di beri kewenangan untuk mengambil keputusan sesuai dengan kewenangannya, bagi atlet jaga kesehatan dan pola makan nya agar terus berada pada posisi yang di tetapkan” tegasnya. (Ary)

Bagikan Ke: