
Tegal – Namanya Siti Aenun Najah, karateka Federasi Karate Tradisional Indonesia dari Dojo Kim Bushido, Slawi, kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Prestasi membanggakan dia raih pada kejuaraan Karate Nasional Sabeth Muksin Cup, tahun 2023 lalu.
Keberhasilan lajang berwajah lembut ini sempat menarik perhatian sensei dan pegiat karate Tradisional di Indonesia.
Aenun demikian dia di panggil, mampu menerobos persaingan ketat pada Kejuaraan bergengsi FKTI yang mempertemukan karateka terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Nama Sabeth Muksin sendiri sudah melekat sebagai piala bergilir kejuaraan nasional FKTI. Pada edisi sebelumnya Piala Sabeth Muksin II digelar di Slawi, Tegal, Jawa Tengah pada 28-29 Oktober 2023. Di ajang tersebut, FKTI kabupaten Tegal jadi tuan rumah sekaligus saksi perjuangan para karateka muda seperti Aenun.
Dari Dojo Kim Bushido ke Podium Nasional
Aenun, dikenal sebagai karateka disiplin dan tekun. Di bawah bimbingan pelatih Dojo Kim Bushido, Sensei Arif Rahman Hakim , dan Senpei senior lainnya, ia menjalani latihan kihon dan kata sesuai karakter karate tradisional FKTI: kuda-kuda kokoh, kime kuat, dan zanshin terjaga. Filosofi “karate ni sente nashi” jadi pegangan Aenun setiap kali turun bertanding.

foto by : doc Ai
Berbekal disiplin latihan ketat, Aenun mampu bersaing ketat di kategori kumite perorangan senior Putri menghadapi karateka dari 13 kontingen daerah lain, ia tampil tenang dan fokus. Perjuangan Aenun akhirnya berbuah manis dengan raihan medali perak Juara II.
“Awal untuk Lebih Disiplin Lagi”
Usai naik podium, Aenun mengaku bersyukur atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, terima kasih untuk Sensei, orang tua, dan teman-teman Dojo Kim Bushido yang selalu support. Juara II ini bukan tujuan akhir, tapi awal buat saya lebih disiplin lagi,” ujarnya.
Baca Juga : Syngenta Indonesia Luncurkan Miravis Duo di Jember untuk Tingkatkan Produktivitas Padi
Pelatih Dojo Kim Bushido Sensei Arif Rahman hakim menambahkan, mental Aenun jadi kunci. “Dia punya zanshin bagus, gak gampang panik. Semoga prestasi ini jadi motivasi karateka muda Tegal lain buat berani tampil ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Prestasi Siti Aenun Najah diharapkan jadi penyemangat bagi FKTI Kabupaten Tegal untuk terus mencetak atlet berprestasi, sekaligus mengharumkan nama Jawa Tengah di kancah karate tradisional Indonesia. (Bis)

