KESEHATAN

Pastikan Warganya Berobat Gratis, Gus Fawait Gelontorkan Rp430 Miliar Tahun 2026

Gus Fawait disambut ibu – ibu saat datang di Alun-alun Rambipuji, Jember, Minggu 7 Desember 2025.

Fakta Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait atau biasa disapa Gus Fawait menegaskan semua warga Jember bisa berobat gratis, karena sudah ada program UHC Prioritas.

Program itu adalah realisasi janjinya saat kampanye Pilkada 2024.

“Mulai 1 April 2025, semua warga yang ber-KTP Jember gratis berobat di rumah sakit. Tidak hanya orang yang sakit, ibu-ibu yang melahirkan juga gratis,” terang Gus Fawait, disambut riuh tepuk tangan ibu-ibu dalam acara Apel Sholawat Kebangsaan di Alun-alun Rambipuji, Minggu 7 Desember 2025.

Di hadapan ribuan ibu-ibu, Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat Jember mendapatkan akses kesehatan tanpa biaya mulai 1 April mendatang.

Ia menjelaskan, program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas ini dirancang untuk mencakup tidak hanya warga yang sakit, tetapi juga ibu-ibu yang akan melahirkan.

Program ini juga menjadi jawaban atas tingginya angka kematian ibu dan bayi di Jember.

Manfaat yang besar dari program ini perlu disebarluaskan, agar tidak ada lagi warga miskin yang tidak terawat di rumah sakit.

“Saya tidak mau di masa Gus Fawait masih ada orang sakit yang tidak dirawat di rumah sakit,” tegasnya.

Untuk menjamin keberlanjutan program ini, pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 430 miliar untuk tahun depan.

 “Targetnya, angka kematian ibu dan bayi jadi turun,” ungkapnya penuh harap.

Selain fokus pada kesehatan, Gus Fawait juga menyoroti pentingnya pendidikan.

Ia menjanjikan program beasiswa bagi mahasiswa asal Jember.

“Kalau ingin punya anak sukses, maka jalan yang paling cepat adalah dengan memiliki ilmu,” ujarnya.

Ia berharap tahun depan Jember bisa memberangkatkan mahasiswa untuk kuliah ke China dan Timur Tengah.

Baca Juga :  Pemkab Jember Dukung Program GAIN Tangani Gizi Anak

Menutup sambutannya, Gus Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi jalannya pemerintahan dan pelaksanaan program-program tersebut mulai dari level bawah.

 Ia memperkenalkan kanal pelaporan khusus bernama “Wadul Gus’e”.

“Sampaikan keluhan di bawah. Harapannya, saya bisa tahu dan menyelesaikannya,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Achmad Syaifuddin

Editor: Achmad Syaifuddin

 

Bagikan Ke: