SOSIAL

Wabup Jember Sambut Kedatangan Jamaah Umroh

Jum’at 25 Januari 2019. 15:32 WIB

faktajember.com – Wakil Bupati Jember KH. Abdul Muqit Arief menyambut kedatangan 13 jamaah umroh yang diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Penyambutan dilakukan di Masjid Raudatul Muchlisin Kaliwates, Jum’at 25 Januari 2019.

Wabup menjelaskan, 13 orang tersebut merupakan jamaah umroh pertama yang diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun 2019.

“Semoga umroh yang telah dilaksanakan dapat diterima Allah SWT. Ketika ibadah umroh atau haji diterima oleh Allah SWT, pasti akan banyak memberikan pengaruh secara perilaku,” tutur Wabup.

Keluarga jamaah umroh juga manyambut. Haru dan bahagia tampak di wajah mereka semua.

Wabup pun berharap keluarga jamaah ditakdirkan pula untuk dapat umroh atau haji di Tanah Suci.

Sebenarnya, lanjut Wabup, jamaah yang akan diberangkatkan sebanyak 20 orang.

Namun tujuh orang masih belum selesai pengurusannya. Ketujuh orang ini akan diberangkatkan dalam waktu dekat ini oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Dalam ksempatan tersebut, Wabup menyampaikan salam dari Bupati Jember Faida. Bupati minta jamaah mendoakannya serta mendoakan Jember agar masyarakatnya bisa menjadi lebih baik lagi.

“Semakin banyaknya jamaah umroh dan haji akan semakin banyak memberikan kontribusi dalam rangka mengantarkan Jember untuk menjadi kabupaten yang religius dan kabupaten yang agamis,” harap Wabup.

Ketua Baznas Kabupaten Jember H.M Misbahus Salam menjelaskan, jamaah diberangkatkan tanggal 16 sampai 25 Januari 2019. Proses pemberangkatannya dimulai dari 2018.

Sambutan Wabup, menurutnya, menunjukkan Pemerintah Kabupaten Jember sangat peduli untuk syiar umroh.

“Sesuai dengan harapan bupati dan wabup untuk mendoakan, khususnya masyarakat Jember makmur dan sejahtera, Pemerintah Kabupaten Jember berjalan lebih baik,” tuturnya.

Jamaah pilihan yang diberangkatkan ini, menurut informasi yang didapatkan H.M. Misbahus Salam, adalah orang-orang yang mewakili bidang masing-masing sesuai dengan prestasinya. Ada dari bidang keagamaan, sosial, ormas, pesantren, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan lainnya. (achmad)

 

 

Bagikan Ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.