POLITIK

Solusi Kegaduhan Partai

Sekretaris DPD Hanura Jatim Warsito memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (8/04/2017).

Jember, faktajember.com – Partai Hanura Jember sering mengalami kegaduhan. Terlebih soal perebutan kursi ketua. Muscablub yang digelar Sabtu (8/04/2017) dijadikan ajang solusi.

“Muscablub ini merupakan puncak dari tahap-tahap penyelesaian yang dilakukan DPC Partai Hanura Kabupaten Jember,” ujar Warsito, Sekretaris DPD Partai Hanura Jawa Timur.

Perebutan kursi ketua DPC Hanura Jember melewati konflik pengurus. Isa Mahdi menduduki jabatan ketua setelah menggeser Zainal Laili. Konflik ditandai dengan pembukaan paksa pintu sekretariat. Zainal Laili pun menggugat secara hukum.

Hanya dalam hitungan bulan, Isa Mahdi dilengserkan. Mantan tentara ini dilengserkan oleh lebih dua pertiga pengurus anak cabang dengan mengirim mosi tidak percaya. Isa Mahdi pun menggugat karena menganggap pemecatannya cacat hukum.

Warsito menjelaskan, sesuai rekomendasi DPP Hanura, Ismail ditunjuk sebagai ketua definitif untuk melanjutkan kepemimpinan hingga tahun 2020.

Ismail pasca ditetapkan sebagai ketua menyatakan akan mundur apabila tidak bisa memberikan kemajuan bagi partai Hanura Jember.

Sementara langkah yang akan diambil dalam seminggu yakni membentuk kepengurusan hingga tingkat desa. Ia juga akan berusaha merangkul pengurus lama, termasuk Zainal Laili dan Isa Mahdi.

“Kita akan berusaha merangkul pengurus lama. Kita tidak boleh memandang negatifnya saja. Mereka juga memiliki jasa bagi partai ini,” kata Ismail kepada sejumlah wartawan.

Ia ingin pada pemilu 2019 partai Hanura mendapatkan 9 kursi di parlemen. Target ini terasa berat. Namun bisa tercapai jika semua kader bersatu. (sug)

Bagikan Ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.