OLAHRAGA

Sambut Jelajah Sepeda Nusantara, Wabup Perkenalkan Wisata Jember

Wabup Muqit Arief bersama Kasipora Dedi M Nurahmadi dan tim jelajah Sepeda Nusantara 2018

 

faktajember.com – Jelajah Sepeda Nusantara sore ini telah tiba di Kabupaten Jember, dimana sebelumnya tim ini telah menyelesaikan rute Bali dan Banyuwangi. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief, menyambut langsung kedatangan peserta Jelajah Sepeda Nusantara dan tak lupa memperkenalkan bermacam destinasi wisata yang ada di Jember.

“Jember ini wisatanya banyak. Jadi kita sebagai warga Jember harus bangga memperkenalkannya kepada para tamu,” ungkap Wabup Muqit setelah menyambut peserta Jelajah Sepeda Nusantara di Doho Homestay Kecamatan Sumbersari, Jember, Rabu 7 November 2018.

Kepada para tamu, Wabub Muqit menjelaskan, ada cukup banyak wisata di Kabupaten Jember, baik destinasi wisata maupun wisata kulinernya.

“Kalau makanan, Jember punya Edamame yang bahkan sampai diekspor. Untuk destinasi, ada wisata pantai, coklat dan kakao, kebun teh, bahkan kita punya karnafal JFC yang sudah internasional,” jelas Wabup.

Sementara itu, Staf Asisten Deputi Olahraga Rekreasi, Deputi Pemberdayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Agus Santoso mengatakan, tim Jelajah Sepeda Nusantara selalu bersepeda sambil menikmati keindahan alam di setiap treknya, terutama destinasi wisata di setiap daerah yang memiliki ciri khas masing – masing.

“Jember ini saya lihat wilayahnya luas dan destinasi wisatanya banyak. Dan itu menjadi nilai tersendiri bagi kami,” ungkapnya.

Tak lupa, Agus juga menceritakan jejak perjalanan Jelajah Sepeda Nusantara 2018, yang telah start sejak 30 Juni 2018 dari pos lintas batas negara yang ada di Entikong, Kalimantan Barat.

Lanjut Agus, dari Entikong dilanjutkan menjelajah seluruh Kalimantan, yakni mulai Kalbar hingga Kalimantan Utara. Kemudian dilanjutkan menjelajah seluruh Sulawesi, setelahnya langsung menyeberang ke Bali dan Banyuwangi, hingga sekarang istirahat di Kabupaten Jember.

“Tim ini dijadwalkan menempuh jarak total sejauh 6.700 kilometer dengan melintasi empat pulau yakni Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Jawa. Dan nanti akan finish di Yogyakarta pada 18 November,” jelas Agus.

Agus juga menjelaskan, tim ini terdiri dari 15 pesepeda dengan komposisi 7 laki-laki dan 8 perempuan. Anggota tim berasal dari Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan , Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Jawa Timur, Lampung, dan Bali.

“Mereka merupakan atlet pilihan yang sudah menjalani seleksi dari Kemenpora. Dari segi usia, ada yang tua dan ada yang muda. Tertua 56 tahun dan yang termuda 18 tahun. Tujuan perbedaan usia itu sebagai penyeimbang dari tim. Yang tua menyemangati yang muda, dan sebaliknya,” pungkasnya. (febie)

Bagikan Ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.