PEMERINTAHAN SOSIAL

Petugas Pengambil Dikurangi, Sampah Di Kecamatan Kalisat Tak Teratasi

Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat jadi perbincangan warga. Foto by : faktajember.

Jember – Kecamatan Kalisat menjadi pembicaraan banyak warga setelah pemberitaan sampah menumpuk di pinggir jalan, Jumat, 29/4/23.

Dari penelusuran media ini, penumpukan sampah dipinggir jalan desa Sumberjeruk itu akibat kebijakan yang dilakukan oleh pejabat di lingkup DKLH Jember.

Menurut sumber yang namanya enggan diberitakan, Sabtu, 30/4/23 mengatakan  sebelumnya soal sampah di Kalisat tidak ada masalah, semua berjalan dan teratasi, karena saat itu jumlah tenaga kerja yang ada sejumlah 24 orang, dengan 5 orang bertugas mengambil sampah yang ada di wilayah Kecamatan Kalisat.

Namun lanjutnya, setelah ada kebijakan oleh oknum pejabat yang memindah 5 orang tenaga kerja itu ke wilayah lain, praktis jumlah tenaga kerjanya berkurang, sehingga tenaga kerja yang ada tidak mangatasi jumlah sampah yang menumpuk, hingga saat ini menjadi bom waktu. Saat disinggung mengenai siapa yang membayar pembuangan sampah, dia mengatakan itu sudah dibayar masing-masing RT/RW.

“Begini lho pak, dulu itu Kalisat tidak ada masalah dengan sampah, semua berjalan biasa dan sampah teratasi, karena jumlah tenaga kerjanya sebanyak 24 orang dengan 5 orang bertugas memungut sampah itu. Namun setelah ada kebijakan memindah petugas ketempat lain, maka berakibat berkurangnya tenaga di Kalisat, praktis sampah tidak bisa dibersihkan seperti yang diberitakan kemarin, bener pak, itu murni kurangnya tenaga bukan karena tidak ada alat transportasinya, jadi jangan salah” ujarnya menegaskan.

Baca Juga : Wooww.. Sampah Menumpuk Dipinggir Jalan Desa Sumberjeruk Kalisat

Apa yang disampaikan sumber tadi di benarkan oleh Solehan (45 tahun), warga Desa Kalisat, karena sebagai pedagang keliling, dirinya selalu melewati jalur Kalisat Arjasa, dan belum pernah melihat tumpukan sampah, namun dalam beberapa bulan terakhir, tampak tumpukan sampah dimana mana. Dia juga berharap agar pejabat setempat baik kades maupun camat segera berkoordinasi agar permasalahan sampah segera teratasi.

“Bener pak, saya selalu lewat jalur ini, dulu tidak ada tumpukan sampah di pinggir jalan, tapi sekarang entah kenapa kok banyak tumpukan sampah di pinggir jalan, semoga segera teratasi” harapnya. (Arya)

Bagikan Ke: