Kontraktor asal Lombok Tersangka Korupsi Pasar Manggisan Reviewed by Momizat on . | faktajember.com | Hukum | Jum’at, 24 Januari 2020 | 16.37 | Sumbersari – Setelah mengantongi tiga alat bukti, penyidik Kejaksaan Negeri Jember menetapkan seor | faktajember.com | Hukum | Jum’at, 24 Januari 2020 | 16.37 | Sumbersari – Setelah mengantongi tiga alat bukti, penyidik Kejaksaan Negeri Jember menetapkan seor Rating: 0

Kontraktor asal Lombok Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

| faktajember.com | Hukum | Jum’at, 24 Januari 2020 | 16.37 |

Sumbersari – Setelah mengantongi tiga alat bukti, penyidik Kejaksaan Negeri Jember menetapkan seorang kontraktor sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul, Jawa Timur.

Penetapan tersangka berinisial ES dilakukan penyidik setelah menjalani pemeriksaan pada Jum’at, 24 Januari 2020. ES kemudian ditahan Lapas Klas II A Jember untuk 20 hari kedepan guna memudahkan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ia memang orang yang membantu kegiatan pembangunan di lapangan, yang diminta oleh direktur utamanya,” terang Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Jember Agus Budiarto kepada wartawan.

Tender proyek Pasar Manggisan dimenangkan oleh PT. Dita Putri Waranawa. Pekerjaan itu kemudian diserahkan kepada ES. Sampai akhir tahun 2018, proyek tersebut tidak kunjung selesai.

Meski bukan orang yang tercatat dalam struktur perusahaan pemenang, pria asal Lombok ini mendapat surat kuasa untuk mengerjakan proyek senilai Rp. 7,8 miliar.

“Dia yang diberi kuasa direktur. Dia yang melaksanakan,” tambah Kepala Seksi Pidana Khusus, Setyo Adhi Wicaksono.

Adhi menegaskan penyidik telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan ES sebagai tersangka.

“Kami telah mengantongi tiga alat bukti,” tandasnya. Tigat alat bukti itu meliputi keterangan saksi, keterangan ahli, dan dokumen atau surat.

Penyidik kejaksaan juga telah memiliki perhitungan kerugian negara atas proyek tersebut. “Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak melanjutkan perkara ini,” tegasnya.

Proyek revitalisasi Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul pada tahun 2018 senilai Rp. 7,8 miliar. Proyek ini dimenangkan oleh PT. Dita Putri Waranawa.

Sampai kini, pasar tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kerugian negara senilai Rp. 685 juta. Selama pengerjaan, telah terjadi dua tahap pencairan anggaran.

Dalam kasus ini, kejaksaan sebelumnya telah menetapkan dua orang tersangka, yakni AM yang merupakan mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Serta F, seorang konsultan perencana. (achmad)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

© 2016 Fakta Jember | Berita Fakta Jember Raya

Scroll to top