PERISTIWA

Diterjang Angin Puting Beliung, 93 Rumah Rusak, 3 Orang Luka, 1 Orang Patah Tulang

Dinas sosial didamping petugas BPPD menyerahkan bantuan bagi korban puting beliung, di Kecamatan Ajung. Foto by : Salman Alfarisi.

Jember – Warga Dusun Langsepan, Desa Sukomakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember dibuat panik. Mereka berlarian keluar rumah menyelamatkan diri masing-masing setelah angin puting beliung memporak porandakan puluhan rumah, Senin, 27/2/23.

Beberapa atap rumah yang diterjang angin puting beliung beterbangan sejauh puluhan meter. Sehari pasca terjadi musibah angin puting beliung di Dusun Langsepan Desa Sukomakmur Kecamatan Ajung, Dinas Sosial Kabupaten Jember didampingi Petugas BPPD, dan PLN memberikan bantuan sembako dan membuka dapur umum terhadap warga yang terdampak, terutama bagi warga rumahnya yang mengalami kerusakan, bantuan tersebut diberikan secara simbolis melalui Camat Ajung dengan didampingi ketua BPBD dan petugas PLN Jember pada Selasa (28/02/2023).

Camat Ajung, Beny Ginting menjelaskan, angin puting beliung menimpa satu Dusun yaitu Dusun Langsepan, sementara sampai saat ini yang terdata 93 rumah rusak ,juga korban luka luka karena kejatuhan matrial rumah 3 orang, dan 1 orang mengalami patah tulang, ucap Camat Ginting.

“Langkah langkah yang diambil yaitu, pertama kordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, juga berkolaborsi dengan TNI Polri, termasuk dari unsur masyarakat dan relawan, membersihkan sisa sisa dari puing puing reruntuhan” urai Ginting.

Lebih lanjut Ginting mengatakan, pasca kejadian kami akan mengajukan usulan perempesan pohon ke Dinas PU Bina Marga selaku pemangku kewenangan untuk melakukan perempesan pohon.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Sosial Helmi Lukman mengatakan segera membuka dapur umum bagi warga serta relawan dari BPBD dan Relawan Distana,Tagana dsb yang saat ini membersihkan sisa puing puing. Selanjutnya kita menyediakan assesment kebutuhan dasar yang diperlukan oleh warga seperti sembako dan susu bagi balita untuk membantu keberlangsungan hidupnya sampai bisa mandiri kembali.

“Ya hari ini Kami berikan bantuan secara simbolis melalui camat, kemudian segera buka dapur umum, kemudian mendata kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang keberlangsungan hidup korban sampai mereka mandiri” urainya.

Kades Kertonegoro kecamatan Jenggawah, Munfarida kepada wartawan menyampaikan bahwa rumah warga nya ada juga yang tertimpa pohon, tepatnya di RT 06 RW 09 Dusun kertonegoro tengah, Desa Kertonegoro kecamatan Jenggawah.

Dia berharap agar tidak ada permasalahan terkait dengan akses jalan, terkait ada pohon, nantinya pihak PU kabupaten atau Provinsi bisa melakukan perempesan pohon.

“Ada rumah warga yang tertimpa pohon, semoga nanti melalui pak camat diusulkan perempesan” harapnya. (Arya)

Bagikan Ke: