Jalankan Program 78 Dusun Berlistrik, PLN Diminta Tidak Main-Main Reviewed by Momizat on . Jum’at 8 Februari 2019, 13:06 [caption id="attachment_26802" align="aligncenter" width="1280"] Ardian saat memaparkan program PLN kepada Bupati Jember Faida. [/ Jum’at 8 Februari 2019, 13:06 [caption id="attachment_26802" align="aligncenter" width="1280"] Ardian saat memaparkan program PLN kepada Bupati Jember Faida. [/ Rating: 0

Jalankan Program 78 Dusun Berlistrik, PLN Diminta Tidak Main-Main




Jum’at 8 Februari 2019, 13:06

Ardian saat memaparkan program PLN kepada Bupati Jember Faida. 




 

faktajember.com – Bupati Jember Faida berpesan kepada jajaran manajemen PLN UP3 Jember agar tidak main-main dalam melaksanakan program 78 Dusun Berlistrik.

Sebab, program ini bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah yang rentan kecewa. Pungli juga harus dilawan dalam program tersebut.

“Karena menyentuh masyarakat paling bawah, tidak boleh main main. Mereka rawan kecewa, dan juga kita harus lawan pungli,” tuturnya.

Peringatan itu disampaikan bupati saat menerima kunjungan jajaran manajemen PLN UP3 Jember di Pendapa Wahyawibawagraha, Jum’at 8 Februari 2019.

Bupati menyarankan ada skenario sebelum program 78 Dusun Berlistrik di seluruh wilayah Jember itu dilaksanakan. Skenario dan strateginya perlu disepakati bersama.

Manajer PLN UP3 Jember Ardian Gusti menjelaskan, kedatangannya ke pendopo untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program dusun berlistrik. Program ini untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) di Kabupaten Jember.

Di hadapan bupati, Ardian Gusti yang didampingi jajarannya menyampaikan target tahun 2019 untuk RE di Jember adalah 100 persen.

Peningkatan ini perlu dilakukan, karena Jember menjadi satu dari sebelas kabupaten/kota di Jawa Timur yang memiliki RE di bawah 90 persen. Jember tercatat pada angka 86 persen.

Rasio elektrifikasi, terangnya, adalah jumlah pelanggan PLN dibagi dengan jumlah Kartu Keluarga (KK).

“Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember, agar PLN dapat mengetahui daerah mana saja yang sedang dalam pemantauan bupati yang belum berlistrik,” jelasnya.

Ardian menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jember sebelumnya telah mengambil langkah maju. Bupati telah mengajukan permohonan bantuan penyaluran listrik kepada Kementerian ESDM untuk 78 dusun.

Bantuan tersebut untuk masyarakat kurang mampu. Biaya pemasangan listrik akan ditanggung oleh emerintah daerah.

“Jember ini desa berlistrik sudah seratus persen. Tetapi, mau menuju dusun berlistrik seratus persen pula,” ungkap Ardian.

PLN saat ini mempunyai program pemasangan listrik untuk daya 450 dengan biaya kurang dari Rp. 400 ribu. Pemasangan baru untuk daya ini cukup membayar Rp 69 ribu. Biaya ini sudah termasuk token ,Sertifikat Laik Operasi ( SLO), biaya administrasi, dan langsung menyala. Biaya sisanya bisa diangsur selama 12 bulan. (achmad)

Views All Time

Views All Time
32
Views Today

Views Today
2

Leave a Comment

© 2016 Fakta Jember | Berita Fakta Jember Raya

Scroll to top