3 Hari Peringati 70  Tahun Gugurnya Letkol. dr. RM Soebandi Reviewed by Momizat on . Sabtu 09 Februari 2019. 13:13 WIB. [caption id="attachment_26814" align="aligncenter" width="1280"] Peluncuran buku biografi dr Soebandi[/caption] faktajember.c Sabtu 09 Februari 2019. 13:13 WIB. [caption id="attachment_26814" align="aligncenter" width="1280"] Peluncuran buku biografi dr Soebandi[/caption] faktajember.c Rating: 0

3 Hari Peringati 70  Tahun Gugurnya Letkol. dr. RM Soebandi




Sabtu 09 Februari 2019. 13:13 WIB.

Peluncuran buku biografi dr Soebandi




faktajember.com – Selama tiga hari Pemerintah Kabupaten Jember bersama keluarga besar almarhum Letkol. dr. RM Soebandi memperingati 70 tahun gugurnya pahlawan milik masyarakat Jember ini.

Hari pertama menggelar doa bersama di Masjid An Nuur di Desa Karang Kedawung, Kecamatan Mumbulsari, pada Jum’at 8 Februari 2019 atau tepat 70 tahun gugurnya dr. Soebandi.

Doa yang dipimpin Kiai H. Iqbal ini dihadiri undangan dan masyarakat sekitar. Doa dipanjatkan untuk seluruh pahlawan yang gugur bersama kedua tokoh itu.

Pada hari kedua, Sabtu 9 Februari 2019, peringatan diisi dengan peluncuran buku biografi berjudul “Letkol. dr. RM. Soebandi, Jejak Kepahlawanan Dokter Pejuang” bertempat di Hotel Cempaka.

Buku yang ditulis dua jurnalis, Gandhi Wasono M dan Priyo Suwarno, ini dicetak sebanyak 2.000 eksemplar dan dibagikan secara gratis ke perpustakaan umum, militer, kedokteran, maupun lembaga pendidikan. Serta para guru sejarah di Jember

Bupati Jember Faida mengatakan, kondisi saat ini bisa untuk hidup tentram, damai, dan berprestasi karena ada orang yang berkorban jiwa untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Isi dengan sebaik-baiknya. Jangan berpangku tangan, karena berpangku tangan adalah penghianatan kepada perjuangan pahlawan kita,” tuturnya.

Dalam buku biografi setebal 304 halaman itu juga diceritakan penemuan jasad Letkol. dr. RM Soebandi oleh teman sejawatnya, dr. Sugeng, setahun setelah pertempuran yang membuatnya tertembak.

dr Sugeng berhasil mengidentifikasi jasad Soebandi dari peralatan suntik di kantong jaket yang masih utuh, serta sebuah arloji yang masih melekat di pergelangan tangan.

Sosok Soebandi merupakan seorang tentara yang bertempur di medan sekaligus menjadi dokter yang mengobati pasukan yang cedera.

Jasa besarnya tersebut diabadikan Menteri Kesehatan Prof. Dr. GA. Siwabessy pada tahun 1974 untuk nama RSD Jember. Namanya juga sebagai nama jalan, serta nama sekolah tinggi ilmu kesehatan di Jember.

Kegiatan ketiga berupa simposium kedokteran yang akan digelar pada Minggu 10 Februari 2019. Simposium mengangkat tema Tribute Lecture to Dr. Soebandi ini dilaksanakan di aula Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jember. Lima narasumber dihadirkan dalam forum ini. (achmad)

Views All Time

Views All Time
66
Views Today

Views Today
2

Leave a Comment

© 2016 Fakta Jember | Berita Fakta Jember Raya

Scroll to top